
Apa yang terlintas dibenak sobat ketika melihat produk Lifebuoy? Shampoo? Sabun? Handsanitizer? Berkaitan dengan produk kebersihan dan kesehatan. Namun, bagaimana dengan campaign yang dibuat kali ini? Berbeda dengan iklan pada umumnya, iklan Lifebuoy tidak berisikan hardselling melainkan dengan cara brand building. Apakah itu brand building? Kira-kira kenapa Lifebuoy mengedepankan brand building dibanding dengan penjualan?
Brand Building adalah proses untuk menimbulkan awareness atau kesadaran terhadap sebuah produk maupun jasa perusahaan. Hal ini dilakukan melalui campaign iklan, strategi pemasaran, atau yang lainnya. Tujuannya untuk apasih? Jelas untuk mendekatkan konsumen dengan brand tersebut.
Pada campaign lifebuoy ramadan 2023 kemarin, iklan yang dibuat menceritakan tentang keluarga yang memiliki satu anak perempuan dengan rambut yang panjang dan kuat. Ibunya selalu memberi tahu, kalau ia harus jadi anak yang kuat dikemudian hari. Jangan lupakan cobaan ramadan, menahan haus, lapar, emosi, dan harus tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya.
Apa yang menarik dari campaignnya? Kita bahas satu-satu. Mulai dari dialog yang diucapkan berulang kali oleh sang ibu yaitu “Kamu harus kuat berpuasa yaa” dan “Rambut yang kuat berasal dari akar yang kuat”. Memangnya ada apa dengan kalimat yang disebutkan? Itu adalah salah satu branding dari Lifebuoy yaitu, “anak yang kuat berakar dari ibu yang kuat. Kuatkan diri di bulan yang suci ini” dan “kuatkan rambut dari akar”
Meskipun hanya beberapa kali, tapi ada kata yang sering diulangi “kuat” dan “akar”. Kemudian ada juga adegan anak perempuan menarik rambutnya yang cantik agar membuktikan bahwa rambutnya kuat dan terawat karena menggunakan shampoo Lifebuoy.
Bosan? Iklan yang biasa saja? Jelas tidak, campaign kali ini ceritanya sangat sederhana tapi bisa dimaknai oleh semua orang. Menggunakan waktu ramadan dan hampir semua orang merasakan hal yang sama saat puasa, yaitu lapar, haus, dan menahan segala cobaan.
Cerita yang mudah dipahami oleh semua audience ketika menonton juga memudahkan pesan yang disampaikan dalam campaign ini. Apalagi dengan plot twist ketika ibunya ternyata sudah meninggal. Semakin membuat audience sedih tersedu-sedu.
Dengan brand building tidak ada hardselling di dalam iklan tersebut, meskipun begitu, segala hal yang diinginkan dan tujuan dari campaignnya tetap tersampaikan. Bagus kan? Menarik dong, biasanya iklan iklan membosankan, sedangkan ini singkat, padat, dan tersampaikan segala tujuannya.
Kalau mau brand yang sobat punya bisa iklan ataupun membuat campaign seperti itu, tinggal DM di Instagram @yumakaid atau kesini https://www.instagram.com/yumakaid/ sharing sharing pun boleh banget!!
