
Valentino Simanjuntak atau sering dikenal dengan “Valen Jebret” kira-kira kenapa yaa??
Sepak bola adalah salah satu olahraga yang disukai oleh banyak orang di dunia. Apalagi di Indonesia, kamu pasti tahu kan, kalau Indonesia sedang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini. Tentang apa? Yap, tentang Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan tujuh gol, saat melawan Nepal pada laga terakhir Grup A kualifikasi putaran ketiga Piala Asia 2023. Hal tersebut membuat Timnas Indonesia masuk ke dalam daftar 24 tim peserta Piala Asia 2023. Kamu juga tidak asing dengan komentator bola yang begitu heboh bukan? Apalagi dengan ciri khasnya “Jebret!” dan menggunakan diksi yang beragam. Sudah tahu siapa orang yang dimaksud? Nama komentator tersebut adalah
Valentino mengawali karier sebagai seorang presenter olahraga pada tahun 2006. Namanya mulai dikenal orang saat ia menggunakan kata “Jebret” dalam pertandingan bola piala AFF U19. Selain kata jebret, ia juga sering menggunakan kata unik lainnya, seperti “umpan yang membelah benua.” Saat komentator lain menggunakan kata-kata yang lazim di dengarkan, ia memilih kata-kata yang unik dan sangat berkaitan dengan tren sekarang. Contoh lainnya adalah “tendangan LDR” kata LDR disini biasa digunakan untuk orang yang berpacaran jarak jauh, sedangkan Valen menggunakan untuk melengkapi kata tendangan yang berarti tendangan itu berjarak jauh. Semenjak itu, ia dikenal dengan julukan “si jebret”. Personal branding ini begitu melekat pada Valen, karena hanya dia satu-satunya komentator bola yang menggunakan kata-kata kekinian berkedok sepak bola.
Keunikannya begitu melekat, tak hanya nyeleneh, tapi Valen bisa membuat penonton bola tertawa karena bicaranya yang begitu cepat tetapi mudah dipahami. Dalam sepak bola kita selalu menemukan komentator yang unik-unik dan memiliki ciri khas yang berbeda. Dengan melihat Valen Jebret, ia begitu mudah dikenal karena personal branding yang kuat, bahwa hanya dialah satu-satunya orang yang menggunakan kata jebret untuk mengomentari pertandingan sepak bola. Selain kata jebret, ia menggunakan kata lain juga “umpan antar benua”, “umpan gratisan”, “mungkin dia tidak niat bung!” begitu luwesnya Valen mengomentari setiap pertandingan bola.
Personal branding merupakan sebuah strategi untuk membangun citra diri yang kuat di tengah masyarakat. Sama dengan bisnis yang memerlukan Branding terhadap produk atau jasanya, seorang individu juga perlu Personal branding untuk membangun image yang baik di mata konsumen atau masyarakat. Personal branding sangat penting karena sangat mempengaruhi konsumen, kepercayaan konsumen dan minat konsumen tergantung dari personal branding mu. Bisnismu akan berkembang seiring berjalannya waktu jika kamu pintar dalam berkomunikasi dan memilih personal branding yang membuat orang-orang penasaran. Usahakan personal branding mu sangat melekat di pikiran dan hati para konsumen, agar setiap mereka mencari barang, yang mereka ingat hanya bisnismu. Itulah pentingnya personal branding.
Tidak hanya dapat meningkatkan rasa percaya diri, personal branding juga dapat membantu memperluas koneksi. Seseorang yang memiliki personal branding akan mudah memperluas dan membangun koneksi dengan orang-orang di berbagai bidang. Semakin kuat personal branding yang Anda miliki, makan akan semakin mudah dalam mencari relasi atau koneksi. Hal tersebut juga dapat membantu Anda bertemu dengan mentor yang pastinya bisa menjadikan Anda lebih berkembang dalam dunia profesional. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan personal branding, yaitu menjadi diri sendiri. Semakin Anda menjadi diri sendiri, orang lain akan lebih mudah mengenali diri Anda. Untuk itu, upayakan agar Anda memaksimalkan potensi tanpa harus menjadi orang lain atau versi berbeda dari diri kamu.
Kalau sobat punya komentator bola terfavorit ga? Kalau ada siapa sih? coba kasih tau ke DM instagram @yumakaid https://www.instagram.com/yumakaid/
