
Personal Branding adalah hal yang paling kita butuhkan dimanapun kita berada. Pada pekerjaan, lingkungan pertemanan, maupun lingkungan luar, agar membantu kita untuk dikenali oleh lingkungan tersebut. Personal Branding yang biasa dilakukan adalah di media sosial. Dimanapun kita bermedia sosial, pasti kita memiliki hasrat untuk mempunyai followers, entah berisi orang-orang terdekat yang kita kenal, teman jauh, maupun influencer. Termasuk di LinkedIn, semua orang bisa melihat berapa followers kita, siapa saja, dan ke arah mana branding LinkedIn kita.
Namun, pada kenyataanya, memiliki followers banyak di LinkedIn itu tidak membuat kita menjadi lebih ahli atau lebih didengar oleh industri. Sudah banyak kasus akun yang memiliki followers puluhan ribu tapi hanya berisi konten-konten yang sedikit dan tidak berbobot sehingga engagementnyapun tidak memuaskan.
Ujung-ujungnya apa kalau isi kontennya tidak sesuai dengan isi otak? Ya akhirnya tong kosong nyaring bunyinya, dalam artian hanya bisa banyak bicara ketika diminta hasil dan kerjanya, tidak bisa apa-apa.
Hal apa saja yang harus dihindari ketika kita membangun personal branding di LinkedIn? Simak sama-sama yuk!
- Menjiplak konten dari internet. Tanpa adanya parafrase dan perombakan konten, itu hanya akan sia-sia saja. Kontenmu pasti sama dengan orang lain menjadikan itu tidak kredibel
- Terlalu fokus kepada jumlah followers sehingga tidak bisa melihat isi konten yang dibuat
- Membahas sesuatu di luar kapasitas dan kemampuan
- Tidak bisa menjalin interaksi dengan audiens
- Berharap bisa langsung mendapatkan project setelah membuat konten
- Sembarangan mengirim undangan koneksi dan DM kepada orang lain
Terus apa yang harus dilakukan dong ketika kita membuat personal branding di LinkedIn??
- Fokus pada apa yang kita berikan untuk membantu orang lain
- Membahas sesuatu berdasarkan pengalaman atau yang masih ada dalam kapasitas kita sehingga bisa dipertanggungjawabkan
- Rajin berinteraksi dengan tulus
- Menikmati berproses secara perlahan
Benefit yang bisa didapatkan dari berhasilnya membuat Personal Branding tuh apa yaa?
- Menulis thread di twitter
- Endorsement beberapa brand
- Bisnis bareng teman dan kenalan
- Project rekaman sharing pengalaman
- Freelance di perusahaan internasional
Personal Branding yang dilakukan pada media sosial manapun adalah hal yang penting untuk membangun kredibelitas dan melihat kemampuan sobat dalam hal yang sobat tekuni. Sobat masih bingung bagaimana caranya membangun personal branding? Cepat Hubungi @yumakaid atau kesini https://www.instagram.com/yumakaid/ !!
