
Apa kamu pernah menonton film tentang biografi pengusaha Amerika yang sukses? Belum pernah? Jika belum, kamu harus mencoba untuk menonton “The Wolf of Wall Street” yang dimainkan oleh Leonardo DiCaprio yang berperan sebagai Jordan Belfort. Film ini, diangkat berdasarkan kisah Jordan Belfort dalam dunia nyata. Ada hal yang menarik di dalam film tersebut. Bisa menebaknya? Betul, adegan saat Leonardo DiCaprio menantang peserta yang mengikuti seminar, untuk menjual sebuah pulpen kepadanya “Sell Me This Pen!”. Akan tetapi, semua peserta gagal menjual pulpen tersebut, kira-kira karena apa ya? Dalam adegan tersebut, para peserta hanya terfokus pada keunggulan pulpen, lalu menggunakan trik dengan mengatakan bahwa pulpen itu pulpen terakhir, bahkan ada yang menjual nama politikus agar pulpen tersebut memiliki daya jual.
Sayangnya para peserta tidak dapat menarik hati Jordan Belfort, karena tidak menarik perhatian sama sekali. Di adegan terakhir film “The Wolf of Wall Street”, berdasarkan pengalaman Jordan Belfort, ia dipanggil untuk menceritakan pengalamannya kepada para penjual yang baru. Dia mulai dengan meminta orang-orang secara acak dari peserta seminar, untuk menjual pulpennya. Setiap kali ada yang mulai mendeskripsikan pulpen, dia merespons dengan mengambil pulpen tersebut dan meminta orang disampingnya untuk menjual pulpen tersebut.
Peserta seminar tidak bisa menilai keadaan karena mereka terlalu fokus dengan produknya tanpa tahu apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Contohnya, peserta pertama mengatakan “pulpen ini ringan di tangan dan tidak membuat pegal” peserta kedua mengatakan “pulpen ini cocok untuk semua jenis tulisan”, peserta ketiga “pulpen ini membuat nyaman karena ukurannya yang pas”. Semua peserta tidak bertanya terlebih dahulu apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan pulpen jenis apa yang mereka inginkan. Mereka hanya terlalu fokus dengan keunggulan produk masing-masing. Dengan begitu, tindakan mereka kurang baik untuk seorang sales. Ini adalah teori marketing sederhana – Jika Anda ingin seseorang membeli sesuatu, mereka harus merasa membutuhkannya.
Ketika di wawancara, Jordan Belfort menjelaskan apa maksud dari “Sell Me This Pen!”, yaitu sebelum kamu menjual pulpen, kamu harus tahu dulu mengenai orang yang akan membeli pulpen tersebut. Kamu harus tahu apa yang orang itu butuhkan, apakah pulpen tersebut akan berguna baginya, seberapa sering orang tersebut akan menggunakannya. Sama halnya dengan menjual produk, ketahui terlebih dahulu kebutuhan konsumen dan kepada siapa kamu akan menjual produknya.Kata “Sell Me This Pen!” memang sederhana, tetapi memiliki makna yang mendalam dan sangat berpengaruh dalam memasarkan produk.
Jadi, kamu harus mengidentifikasi kebutuhan konsumen, buat konsumen penasaran dengan produk yang kamu pasarkan, setelah konsumen bertanya-tanya mengenai produk tersebut, barulah kamu sebutkan keunggulan dari produk yang kamu tawarkan. Ketika pertama kali mendatangi konsumen, yang harus kamu lakukan adalah bertanya tentang apa kebutuhan konsumen tersebut, setelah itu, baru kamu melakukan penawaran untuk produk yang dibutuhkan oleh konsumen, dan hal yang terakhir adalah kamu memasarkan atau menyebutkan berbagai keunggulan dari produk yang kamu pasarkan. Film “The Wolf of Wall Street” sudah dikemas sedemikian rupa agar penonton pun penasaran dengan jawaban yang benar dari kata “Sell Me This Pen!”. Kalau kamu masih penasaran dengan keseluruhan dari film tersebut, kamu bisa menontonnya di layanan streaming berbasis langganan secara legal.
Sobat sebelumnya pernah mendengar tentang sell me this pen? atau ada film tentang marketing yang kalian suka? dm ke instagram @yumakaid https://www.instagram.com/yumakaid/
